Salah satu tempat ibadah yang paling penting bagi umat Islam adalah Masjid Al Aqsa. Al Aqsa berbahaya karena lokasinya yang berada di Yerusalem, yang ditargetkan oleh zionis Israel sebagai kota target.

Masjid Al Aqsa dipertahankan oleh umat Islam Palestina dari keserakahan Israel. Berikut adalah lima faktor yang menunjukkan pentingnya Masjid Al Aqsa bagi umat Islam, seperti yang dinyatakan dalam sebuah artikel Rabu, 13 Desember di AboutIslam.

1.Masa lalu Isra Mi’raj

Karena perannya dalam narasi seputar ziarah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Aqsa naik ke status salah satu lokasi yang paling terhormat. Rasulullah SAW berjalan dari Masjidilharam di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem pada peristiwa Isra.

Kemudian, setelah melanjutkan dengan Miraj, yang menceritakan kisah pendakian Nabi ke langit ketujuh, beliau melanjutkan ke Sidratul Muntaha (puncak pencapaian), di mana beliau diberi perintah oleh Allah SWT untuk berdoa lima kali setiap hari dan malam.

  1. Diperintahkan untuk melakukan ziarah oleh Rasulullah SAW

Umat Islam diwajibkan oleh Rasulullah untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyebutkan anjuran untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsha.

لاَ تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِي هَذَا وَالْمَسْجِدِ الْأَقْصَ

Secara khusus, Masjidilharam di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan Masjid Al-Aqsha di Palestina adalah tiga masjid yang diperbolehkan untuk diziarahi. (H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu).

  1. Bangunan kedua di Bumi

Menurut sebuah hadis, masjid Al Aqsa adalah bangunan kedua yang diciptakan Allah SWT di muka bumi.

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ فِي الْأَرْضِ أَوَّلُ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ قَالَ ثُمَّ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي بَيْتَ الْمَقْدِسِ قَالَ قُلْتُ كَمْ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ سَنَةً

Artinya: Masjid manakah yang pertama kali Allah bangun di muka bumi, wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Masjidil Haram.” Abu Dzar bertanya, “Lalu apa?” sekali lagi. Kemudian, beliau menjawab, “Masjid Al-Aqsha. Abu Muawiyah berkata, “Itu adalah Baitul Maqdis. Abu Dzar bertanya sekali lagi, “Berapa lama di antara keduanya?” Beliau menjawab, “Empat puluh tahun.” (H.R. Ahmad Abu Dzar).

Sejak zaman nabi Adam AS, masjid Al Aqsa telah menjadi bangunan yang berdiri sebelum mengalami kerusakan. Kemudian beliau salat di area masjid pada masa Nabi Ibrahim AS. Pondasi masjid kemudian direnovasi oleh Nabi Ya’qub, Nabi Daud, dan Nabi Sulaiman, yang semuanya adalah keturunan Nabi Ibrahim AS.

  1. Kiblat pertama shalat umat Islam

Hal ini dinyatakan dalam sebuah hadis,

عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا حَتَّى نَزَلَتْ الْآيَةُ الَّتِي فِي الْبَقَرَةِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

Artinya Dari Al-Bara bin ‘Azib, aku shalat bersama Nabi saw. selama enam belas bulan dengan menghadap ke Baitul Maqdis hingga turunlah surat Al-Baqarah ayat 144 (H.R. Bukhari).

Ayat 144 dari Surat Al-Baqarah adalah ayat yang relevan.

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمُونَ.

“Karena Kami sering melihatmu menengadah ke atas, maka Kami akan mengarahkanmu ke kiblat kesukaanmu. Hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram ketika kamu menoleh. Dan menghadaplah ke arahnya dari manapun kalian berada, miringkanlah kepala kalian. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) -Yahudi dan Nasrani- mengetahui bahwa pergi ke Masjidil Haram adalah sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan mereka, dan Allah tidak lalai dari apa yang mereka kerjakan. 144 (Q.S. Al-Baqarah [2]).

  1. Besarnya pahala ketika mengunjungi Masjid Al-Aqsha untuk beribadah

Hadis dari Abu Dzar yang menyatakan bahwa beribadah di Masjid Al-Aqsa 500 kali lebih baik daripada salat di masjid-masjid lain mengandung manfaat sebagai berikut:

Dibandingkan dengan salat di masjid-masjid lain, Masjidil Haram seratus ribu kali lebih baik. Berdoa di Masjid Nabawi seribu kali lipat lebih baik. Dan Masjidil Aqsha limaratus kali lebih baik untuk shalat. (HR Ahmad dari Abu Dard).

× Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday